Sajam, Sastra Tajam



Sastra itu keberanian atau ketakutan?

Jika ia berani kenapa dia sembunyi dibalik diksi?

Jika dia takut kenapa dia unjuk gigi menunggu apresiasi?

Diksi mu adalah mata pisaunya,
dan publikasi mu adalah sarungnya.

Bawalah lebih bijaksana.
Karena dia untuk berjaga,
bukan untuk melukai siapa saja.

Cukup berani untuk bicara.
Cukup sadar kemana arahnya.


Comments