Saturday, 15 March 2014

Keindahan Kota Tua Yang Pernah Tertunda



The Old City of Batavia (part 2)
on March 2014


a Saturday afternoon at The Old City of Batavia, take a picture, eat, and walk
(Foto: Buku Harian Laura)




Masih di Ibukota
masih ingat cerita tentang tempat kesayanganku di ibu kota yang pernah kutulis di tahun lalu bukan ?Kota Tua (The Old City of Batavia)tempat terindah di Jakarta yang selalu aku inginkan tuk pergi ke sanatempat yang penuh dengan ceritatempat yang mengukir banyak sejarahtempat yang indahtempat yang tak pernah sepi dikunjungi orangtempat yang membuatku selalu ingin datang lagi dan lagitempat yang sangat berkesan untukku.Sekali sebut langsung teringatSekali baca langsung aku jatuh cintaya The Old City of Batavia, Kota TuaBulan Maret dengan cuaca cerah siang hari janji dengan seseorang pergi dengan kereta, kebetulan hari itu weekend ramai tapi kami bersemangat.Inilah kunjungan keduaku untuk rinduku pada tempat terindah yang ingin selalu ketemui di ibukota.Siang menjelang sore aku sampai di sana, sudah tak terlalu terik tetapi riuh ramai tetap menghiasi tempat itu. Masih bisa kulihat jelas keindahannya disela sela ramainya orang berlalu lalang yang juga sedang menikmati cantiknya siang menjelang senja kota Jakarta.Banyak penjaja makanan menwarkan kuliner di sepanjang jalannya, dan penjaja barang kerajinan layaknya tempat wisata. Kuliner yang paling banyak bisa kamu jumpai di tempat itu adalah OTAK - OTAK Goreng, rasanya bagiku sedikit mirip cakwe tidak seperti otak-otak yang dibungkus daun seperti biasanya ataupun yang dijual di supermarket.
Selain otak - otak, tak kalah bersaing kuliner BAKMI dan PECEL PINCUK Kota Tua  di samping platarannya. Harganya cukup murah cocoklah buat yang lagi hemat tapi tetep pingin jalan - jalan.

Meski begitu banyak kuliner merakyat dijajakan di sekitarnya ada juga lho cafe - cafe Oke yang berkelas nangkring di antara bangunan gedung -  gedungnya, ya salah satunya Cafe Batavia, tempatnya   apik, dengan kanopi warna hijau dan dengan sentuhan ala Belanda dan tempo dulu nampak dari luarnya. 

The Gold Man
(Foto: Buku Harian Laura)


Selain kuliner banyak seniman menggelar lapak dan beraksi dengan pertunjukannya di pelataran. Mereka mengambil posisi masing - masing. Dari mulai manusia batu, panthomim, peniup seruling, si noni Belanda, manusia dengan costum tokoh kartun yang lagi in yang biasa kami sebut badut-badut sampai kesenian tradisional Debus. masing -masing dengan para penggemarnya. 
Mengumpulkan kepingan dari para wisatawan yang befoto ria itulah yang mereka lakukan. 

with The Stone Man
(Foto: Buku Harian Laura)
Oya namanya juga Kota Tua, yang khas salah satunya adalah sepeda-sepeda ontelnya yang tua dan sepeda-sepeda itu disewakan di sekitar pelataran. Sepeda ontel itu disewakan seharga 15.000 - 25.000 ribu (tergantung nego sih) cukup menarik, banyak pengunjung yang menyewa dari hanya sekedar berfoto ria sampai benar-benar dipakai untuk berjalan - jalan berkeliling museum dengan fasilitas topi ala menir Belanda untuk para cowok atau topi noni untuk cewek.
Bicycle rental at the old city of Batavia
(Foto : Buku Harian Laura)


Sore menjelang malam, semakin riuh orang berdatangan, mereka sekelompok orang yang hanya sekedar berjalan -jalan, pasangan - pasangan, sampai keluarga-keluarga ada di tempat yang ga pernah sepi itu.
Keindahannya benar - benar nyata, memandangi gedung - gedung museum tua yang kokoh berdiri seolah melayangkan khayalan kita hidup di jaman penjajahan Belanda seperti cerita di buku - buku sejarah.Tak hanya itu ribuan orang dengan gaya mereka yang berbeda tak luput dari perhatianku yang menikmati sore yang indah itu. Tertawa, bercerita, mengamati, rasanya tak ada habisnya sangat menyenangkan, dan biasanya kami saling menunjuk pada style beberapa orang yang menjadi selera kami.


Ya itulah keindahan Kota Tua yang sangat kusuka, 
The most beautiful place in Jakarta with unforgettable moment!

One story leave there..
and the memory always in mind - 
Hello! The Old City of Batavia..
(Foto: Buku Harian Laura)

0803 - 15032014











No comments:

Post a Comment

thanks,